CORDOBA

Megahnya peradaban Islam di Cordoba, Spanyol tidak ditegakkan dengan senjata dan serbuan tentara. Peradaban Islam muncul karena peradaban yang berkembang di tanah para Matador itu mengalami sakit yang berkepanjangan.

“Bagaimana sejumlah orang Badui, datang dari pedalaman Jazirah Arab dapat memaksakan bahasa mereka dan syari’at Islam kepada 15 juta penduduk yang di jazirah Iberia yang luasnya 600 ribu kilo meter persegi” kata Iqnacio Olaguë, seorang ahli sejarah Spanyol. Baginya tidak masuk akal Spanyol ditaklukan secara militer oleh penyerbuan besar dari penduduk Hijaz.

Fakta yang lebih masuk akal adalah adanya perang permusuhan agama dan politik di semenanjung Iberia ini. Pada tahun 476, seorang raja Wisgoth yang bernama Euric memutuskan hubungan dengan Kaisar Kerajaan Bizantium dan mengatakan aliran Arianisme sebagai agama resmi di seluruh Jazirah Iberia, meskipun pada tahun 589, dalam konsili Toledo, seorang raja lain yang bernama Recarede melarang Arianisme, aliran tersebut tidak mudah dihapus dari pemikiran rakyat.

Sebagai informasi setelah sepeninggalnya Yesus, ada sebuah prahara yang besar diantara pihak-pihak yang mengaku pengikutnya. Sebuah pertanyaan besar apakah Yesus itu Tuhan atau hanya manusia? Pertanyaan itu masih menghinggapi orang-orang yang mengaku pengikut Yesus. Salah satunya adalah Arius, seorang Imam dari Alexandria. Pemikirannya disebut aliran Arian yang masih mempertanyakan ketuhanan Yesus.
Doktrin tentang teologi Kristen tidak tersusun pada masa Yesus, tetapi disusun beratus tahun sesudahnya dan dipelopori oleh Kaisar Konstantin. Pada tahun 325 M, Kaisar Konstantin mempelopori teologi resmi gereja melalui “Konsili Nicea”. Dalam konsili tersebut ada dua aliran yang bertentangan: (1)Aliran Arius, adalah seorang Imam Alexandria yang mengatakan bahwa Tuhan Anak itu diciptakan oleh Tuhan Bapa. Lalu (2) Aliran Athanasius aliran yang mengatakan bahwa Tuhan Anak dan Tuhan Bapa itu sama, dari dzat yang sama. Perbedaan dan pertikaaan dari dua aliran inilah yang mendasari diadakannya konsili. Dalam konsili ini ada beberapa keputusan penting, yaitu pertama tentang ketuhanan Yesus yang pada saat itu diputuskan melalui voting suara terbanyak dan dimenangkan oleh aliran Athanasius. Kedua, menjadikan Roma sebagai pusat resmi Christian Orthodoxy dan memutuskan kepercayaan atau teologi Kristen yang berbeda dengan yang resmi dianggap sebagai heresy (sesat). Ketiga dibuatnya “Syahadat Nicea. Pada pemerintahan Kaisar Konstantin perayaan hari kelahiran Yesus juga diubah. Sampai abad ke-4 hari kelahiran Yesus diperingati setiap tanggal 6 Januari dan diubah menjadi tanggal 25 Desember menyamai hari persembahan kepada Sol Invictus, dewa matahari kaum pagan. Kemudian tahun 321 M, Kaisar mengeluarkan Edict untuk menjadikan hari Minggu sebagai hari istirahat, meskipun sebelumnya hari istirahat selalu dilakukan pada hari Sabtu. Buku The Messianic Legacy menjelaskan bahwa konversi ke Kristen dari Kaisar Konstantin bisa diperdebatkan. Konstantin dianggap sebagai penganut pagan dan tuhannya adalah Sol Invictus, dewa Matahari.

Konsili Nicea menjadi problematika yang serius, bagi aliran Kristen yang tidak sesuai dengan doktrin resmi gereja di Roma akan dianggap sesat dan dimusuhi, salah satunya adalah aliran Arian. Aliran ini menganggap Yesus bukanlah Tuhan yang tunggal Esa. Yesus adalah ‘Firman Allah’ yang secara metafora disebut ‘Anak Allah’ bukanlah Tuhan akan tetapi makhluk, ciptaan, dan tidak kekal abadi. Hal ini sangat bertentangan dengan ‘Syahadat Nicea’ yang mengatakan :

“Kami percaya pada satu Allah, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta segala kelihatan maupun yang tidak kelihatan. Dan pada satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah, Putra Tunggal yang dikandung dari Allah, terang dari terang, Allah benar dari Allah benar, dilahirkan tapi tidak diciptakan, sehakikat dengan Bapa, melalui dia segala sesuatu menjadi ada….”

Selain permasalahan teologi pada abad ke-4 diatas teologi Kristen juga mengalami permasalahan lagi. Pada abad ke-5 muncullah pertentangan lagi antara Cyril (Patriark Konstantinopel 412-444) dan Nestorius (Patriak Konstantinopel 428-431). Cyril berpendapat bahwa dalam Yesus hanya ada satu kepribadian yaitu kepribadian Tuhan, sedangkan Nestorius berpendapat bahwa dalam diri Yesus ada dua kepribadian, yaitu pribadi manusia dan pribadi Tuhan.

Dengan begitu rumitnya teologi Kristen yang menggakibatkan berbagai pertikaian dan permusuhan, menjelaskan bahwa kemenangan Islam di Spanyol didasari atas ada faktor adanya “perang saudara”. Islam tampil dengan mempersatukan aliran-aliran Kristen Unitarian yang menolak konsep Trinitas. Oleh karena itu Islam menampakkan diri kepada rakyat Spanyol bukan sebagai agama baru akan tetapi bentuk kemurtadan lain dari Kristen. Bahkan Dante Alighieri mengatakan bahwa Muhammad bukanlah sebagai orang kafir tetapi sebagai orang murtad, yaitu dalam lingkaran ke 8 neraka inferno, bersama Paus Nicholas II, Boniface II dan Clement V.
Kelompok Unitarians yang melakukan pemberontakan dibantu oleh suku Barbar dari Rif (Maroko) dan mereka hanya memerlukan satu pertempuran antara Gibraltar dan Cadix untuk menaklukkan Kristen Orthodox. Adanya pengaruh saudagar-saudagar Arab sangat menentukkan kemenangan kelompok Unitarians, khususnya kekuatan ruhani seperti Islam. Selain itu diplomasi pemimpin-pemimpin Arab dan akhirnya politik Islamisasi dari Abdurahman, seorang pangeran dari Dinasti Umayyah yang melarikan diri dark Baghdad dan tiba di Spanyol pada 756, 45 tahun setelah pertempuran antara Gibraltar dan Cadix telah mengukuhkan betapa kuatnya pengaruh Islam di Spanyol.

Seorang sarjana asal Belanda, Reinhart Dozy menulis sejarah tentang pengaruh Islam di tanah Spanyol dalam bukunya “Histoire des Musulmans d’Espagne” (Sejarah Umat Islam di Spanyol) jilid II pada halaman 43. Dia menuliskan:

“Penyerbuan Arab adalah suatu berkat dari Spanyol. Penyerbuan itu menimbulkan revolusi sosial yang penting karena dapat menghilangkan sebagian besar dari kekacauan yang menimpa negeri tersebut semenjak berabad-abad … Orang-orang memerintah negara tersebut dengan cara sebagai berikut: pajak-pajak dikurangkan dari sebelumnya. Mereka mencabut hak milik orang-orang kaya terhadap tanah-tanah luas yang dibagi-bagi untuk pasukan-pasukan berkuda tetapi dikerjakan oleh petani-petani buruh atau budak-budak yang tidak puas, kemudian mereka (pemerintah Muslim) membahi tanah-tanah tersebut secara adil kepada mereka yang mengerjakan tanah.”

Selanjutnya kuatnya peradaban Islam di tanah Spanyol tidak lain karena peradaban Islam disana lebih menekankan pada aspek ilmu pengetahuan. Pada abad ke-10 Khalifah Al Hakim dari Kordoba memiliki suatu perpustakaan yang memiliki koleksi buku sebanyak 400.000, sedangkan empat abad sesudah itu, Raja Perancis Charles yang bijaksana hanya memiliki koleksi 900 buku. Namun demikian tidak ada yang dapat menyaingi koleksi buku Khalifah di Kairo, Khalifah Al Azis yang memiliki koleksi 1.600.000 buah buku dan 16.000 buah diantaranya adalah buku tentang matematika dan 18.000 buah tentang filsafat.

Kecondongan kepada penguatan ilmu pengetahuan juga ditunjukkan dengan perpindahan dari fungsi Masjid ke Madrasah. Masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah tetapi juga tempat untuk menimba ilmu pengetahuan. Contohnya adalah di Karawiyin di Fez, Maroko, Masjid Zaituna di Tunisia, Masjid Al Azhar di Kairo dan beberapa universitas (masjid) di Samarkand dan Kordoba. Model pengajaran ilmu pengetahuan ini beberapa abad kemudian ditiru oleh peradaban Barat seperti Universitas Paris dan Universitas Oxford, yang dasarnya meniru model Islam.

Seharusnya peradaban Barat yang mengira bahwa renaissance yang muncul pada abad ke-14 perlu mereproduksi pemikiran kembali dan melihat sejarah kembali. Adanya peradaban Islam yang ada di Andalusia, Spanyol yang mulai sekitar abad ke-10 telah memberikan pencerahan kepada benua Eropa. Mulai dari pembangunan kota, irigasi, pertanian, dan tidak kalah penting di aspek pemikiran dan ilmu pengetahuan sangat dipengaruhi oleh peradaban Islam di Andalusia, Spanyol

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: